Fungsi & Peran Stasiun
Pengamatan Cuaca
Mengukur berbagai unsur atmosfer secara simultan, seperti suhu, kelembaban udara, tekanan udara, kecepatan dan arah angin, serta curah hujan.
Analisis & Prakiraan
Menganalisis data meteorologi untuk menghasilkan prakiraan cuaca yang akurat, peringatan dini cuaca ekstrem, dan analisis iklim jangka pendek.
Pelayanan & Informasi
Memberikan informasi dan jasa meteorologi yang dibutuhkan masyarakat luas maupun sektor khusus seperti pertanian, pelayaran, dan penerbangan.
Pengelolaan Data
Mengumpulkan dan mengarsipkan data cuaca untuk kepentingan penelitian dan rekam jejak iklim jangka panjang.
Sejarah Stasiun
Stasiun Meteorologi Kelas II Haji Muhammad Sidik pertama kali beroperasi pada tahun 1980 sebagai pos pengamatan cuaca. Pada Oktober 1981, stasiun ini resmi beroperasi dengan nama Stasiun Meteorologi Kelas III Beringin Muara Teweh di bawah pimpinan Bapak Sukawardie dengan satu orang pegawai. Seiring bertambahnya kebutuhan layanan, jumlah pegawai pun terus meningkat.
Pertumbuhan sumber daya manusia turut mendorong perluasan jam operasional stasiun. Sejak berdiri hingga Desember 1991, stasiun beroperasi selama 6 jam per hari. Pada Januari 1992 hingga Desember 1994, jam operasional diperpanjang menjadi 12 jam. Mulai Januari 1995 hingga Desember 2018, stasiun beroperasi selama 15 jam per hari, dan sejak 1 Januari 2019 hingga saat ini telah beroperasi penuh selama 24 jam sehari.
Dalam perjalanannya, stasiun telah dipimpin oleh sejumlah kepala stasiun. Pada periode 2013โ2018 dipimpin oleh Juli Budi Kisworo, S.T., dilanjutkan oleh Sudarmono, S.Tr.Met. pada 2019โ2024, dan saat ini dipimpin oleh Andi Ilham Tahir, S.T. sejak tahun 2025.
Pada tahun 2020, nama stasiun berubah menjadi Stasiun Meteorologi Kelas III Beringin Barito Utara. Kemudian berdasarkan SK Menteri PANRB Nomor B/205/M.KT.01/2026 tanggal 11 Februari 2026, stasiun ini resmi berganti nama menjadi Stasiun Meteorologi Kelas II Haji Muhammad Sidik.
Perkembangan Jam Operasional
Operasional 6 jam/hari
07.00โ13.00 WIB ยท 00.00โ06.00 UTC
Awal berdirinya stasiun di bawah pimpinan Bapak Sukawardie.
Operasional 12 jam/hari
07.00โ19.00 WIB ยท 00.00โ12.00 UTC
Didukung penambahan 3 pegawai baru untuk perluasan waktu pengamatan.
Operasional 15 jam/hari
07.00โ22.00 WIB ยท 00.00โ18.00 UTC
Periode terpanjang dalam sejarah operasional stasiun sebelum masa 24 jam.
Operasional 24 jam/hari
Terbagi dalam 4 shift ยท 00.00โ23.30 UTC
Layanan penuh tanpa henti mengawal keselamatan masyarakat dan penerbangan.
Alat Operasional Utama (Aloptama)
Radar Cuaca
Mendeteksi dan memantau pergerakan awan serta intensitas curah hujan di wilayah Barito Utara.
Monitoring
Barometer Digital
Mengukur tekanan udara permukaan secara digital dan akurat untuk keperluan analisis.
Monitoring
Sistem AWOS
Automatic Weather Observation System bandara secara real-time.
Bandara
Lightning Detector
Alat pendeteksi dan pelacak petir secara real-time.
Monitoring
Sangkar Meteorologi
Melindungi termometer dari paparan sinar matahari langsung.
Taman Alat
Anemometer & Cup
Alat pengukur kecepatan angin dan rata-rata harian angin.
Taman Alat
Rain Gauge Hellman
Penakar hujan otomatis tipe pelampung untuk rekam intensitas.
Taman Alat
Penakar Hujan Obs
Penakar hujan manual untuk mengukur jumlah curah hujan harian.
Taman Alat
Sunshine Recorder
Perekam lama penyinaran matahari menggunakan bola kaca.
Taman Alat
Theodolite
Instrumen optik mengamati arah dan ketinggian balon pilot.
Aerologi